Hai, Boi!

selamat datang di zona coratcoret-ku.. :D

Sabtu, 11 Agustus 2012

Tips Memotret Acara Adat

Part of Melasti Ceremony, Surabaya 2012


1. Cari tahu tentang acara adat tersebut

Seperti makna, siapa yang melakukannya, dll. Hal ini bisa jadi bekal dalam menggali cerita nantinya.

2. Siapkan peralatan yang diperlukan

Kamera dengan baterai terisi penuh merupakan hal yang wajib! Lebih baik lagi jika kamu membawa baterai cadangan. Supaya bisa mengambil banyak foto, siapkan juga memori yang besar. Untuk pemilihan lensa, pilih lensa vario (zoom-lens), yang mencakup lensa wide dan lensa tele, supaya lebih praktis, sehingga gerakanmu lebih lincah kemana-mana :) Untuk membantu kamu mengambil angle yang ekstrim (dari atas misalnya), kamu juga bisa bawa monopod.

3. Datang lebih awal

Dengan datang lebih awal, kamu bisa memotret persiapan upacara juga. Jangan lupa, tanyakan rundown acara kepada panitia, dan juga rutenya, sekalian ijin kepada panitia untuk memotret :)

4. Lebih baik memakai baju warna gelap

Kenapa? Supaya kedatanganmu disana tidak terlalu menarik perhatian :) sehingga kamu akan mendapatkan pose yang natural.

5. No flash, please!

kilat flash sangat mengganggu, sehingga dikhawatirkan bisa merusak kekhusyukan upacara.

6. Usahakan tidak mengambil angle dari depan

7. Keep calm & candid!

Minggu, 05 Agustus 2012

A quote

"There are no rules for good photographs, there are only good photographs"
-Ansel Adams

Sabtu, 04 Agustus 2012

The Happiness






part of Melasti ceremony, Surabaya 2012

Jumat, 03 Agustus 2012

Sifat Dasar Cahaya yang Harus Kamu Ketahui

1. Cahaya dapat menembus benda
Kain putih, kertas, dan bahan-bahan tembus cahaya lainnya dapat merendahkan intensitas cahaya, sehingga cahaya menjadi lebih soft.

Contoh penggunaan kain putih sebagai diffuser



2. Cahaya dapat difokuskan
Sifat ini sangat berguna saat kita ingin menonjolkan suatu sisi dari objek yang akan kita foto.

Snoot, salah satu alat yang bisa digunakan untuk memfokuskan cahaya

Efek dari snoot

Cara penggunaan snoot

Snoot untuk flash


3. Cahaya dapat dipantulkan
Terkadang, arah datangnya sumber cahaya tidak sesuai dengan letak objek, atau sisi yang akan kita sinari. Untuk memantulkan cahaya, kita dapat menggunakan reflektor, sterofoam, dan benda tidak tembus cahaya lainnya.


4. Cahaya mempunyai warna





Selasa, 31 Juli 2012

Kamera Lubang Jarum : Apa itu?

Jika kamu suka fotografi, dan bosan dengan yang 'cuma jeprat-jepret', cobalah kamera lubang jarum!

Kamera Lubang Jarum (KLJ) atau pinhole merupakan kamera dengan teknologi sederhana. Hanya terdiri dari sebuah benda yang dibuat seperti kamar gelap, dengan sebuah (atau mungkin lebih) lubang kecil sebagai lensanya. Prinsip pembuatan KLJ berasal dari kamera obscura yang ditemukan oleh ilmuwan muslim bernama Ibnu al-Haitham (baca: Penemu Kamera Obscura)

Dengan teknik KLJ, gak hanya dengan teknik memotret manual, tapi kekreatifanmu akan diasah juga melalui pembuatan alatnya! Selain itu, karena keterbatasan bahan (red: kertas foto atau roll film), kamu mungkin akan berpikir lama untuk menghasilkan sebuah foto, yang juga akan mengasah kemampuan seni fotografi-mu :)

Di Indonesia, pecinta KLJ telah membentuk suatu komunitas yang bernama Kamera Lubang Jarum Indonesia (KLJI). KLJI diprakarsai oleh Ray Bachtiar, salah satu fotografer ternama di Indonesia. Makin merajalelanya kamera digital, membuat beliau resah akan dilupakannya salah satu elemen penting di fotografi, yakni proses alkimia dari kerja rekam objek. Dan karena itulah beliau mulai mensosialisasikan keasyikan memotret menggunakan KLJ.

Ray Bachtiar

Berikut beberapa Karya Kamera Lubang Jarum Indonesia.

Ingin mencoba KLJ? simak cara membuatnya disini.



source: http://kljindonesia.org , http://www.ikhwanesia.com/2012/03/ternyata-penemu-kamera-adalah-seorang.htmlhttp://www.indonesiakreatif.net/index.php/id/news/read/mengurai-sejarah-fotografi-melalui-filosofi-penghayat-cahaya