this is about all the things that i've learn about photography.. let's share and learn about photography togetha!
Hai, Boi!
selamat datang di zona coratcoret-ku.. :D
Minggu, 25 Desember 2011
Mari Belajar Cahaya!
Sesuai dengan arti dari fotografi sendiri ("Fos" artinya Cahaya, dan "Grafo" artinya melukis/menulis), maka hal pertama yang harus kita pelajari adalah belajar cahaya!
Maksud dari kata diatas adalah, saat kita memotret, kita juga perlu memperhatikan arah cahaya dan bagaimana cahaya itu jatuh ke objek kita sehingga objek kita menjadi lebih bagus, indah, dan elegan :)
Tanpa cahaya, hasil foto kita akan terlihat lebih flat. Gak mau khaan fotomu terlihat flat? Yuk belajar bareng - bareng :D
Ada dua jenis tipe pencahayaan. Pertama, pencahayaan alami. Pencahayaan ini menggunakan cahaya dari matahari. Kedua, pencahayaan buatan. Pencahayaan ini bisa berasal dari lampu, cahaya lilin, dan yang paling sering, menggunakan lampu blitz :)
Dari kedua tipe pencahayaan itu, bisa dihasilkan cahaya yang keras, cahaya sedang, dan cahaya yang lembut. Untuk pencahayaan buatan, hal ini bisa diatur (menggunakan lampu blitz). Namun, untuk pencahayaan alami, perlu diperhatikan jam - jam pengambilan foto, karena cahaya pada tiap jam berbeda karakteristiknya. Cahaya yang digunakan biasanya adalah cahaya yang lembut. Jam - jam yang menghasilkan cahaya lembut adalah jam 5 - 7 pagi dan 4 - 7 sore. Jam - jam ini disebut "magic hours", karena selain pencahayaan lembut, warna yang dihasilkan juga unik. Namun tidak memungkinkan cahaya yang digunakan adalah cahaya yang keras. Cahaya yang keras, jika kita pandai mengaturnya, bisa menimbulkan efek dramatik pada foto lhoo.
Arah cahaya yang digunakan untuk objek ada bermacam - macam. Ada cahaya dari samping (sidelight), cahaya dari depan (frontlight), cahaya dari belakang (backlight), cahaya dari atas (toplight), dan cahaya dari bawah (bottom light). Memang ada sedikit 'aturan' mengenai penggunaan arah sumber cahaya ini. Namun jika kita ingin bereksperimental, kenapa tidak :)
Hal yang paling penting dari fotografi adalah mencoba. Beragam teori apapun akan percuma jika kita hanya membaca dan tidak pernah mencoba. Jadii, silahkan mencoba sesuai yang saya ketik diatas, dan kamu akan tahu sendiri hasilnya!
Untuk penjelasan yang lebih mendetail mengenai beberapa info diatas ( beda cahaya keras, cahaya lembut, atau penjelasan mengenai beda arah cahaya) ada di postingan saya selanjutnya. Jadii, follow blog saya yaa
~("~)
Maksud dari kata diatas adalah, saat kita memotret, kita juga perlu memperhatikan arah cahaya dan bagaimana cahaya itu jatuh ke objek kita sehingga objek kita menjadi lebih bagus, indah, dan elegan :)
Tanpa cahaya, hasil foto kita akan terlihat lebih flat. Gak mau khaan fotomu terlihat flat? Yuk belajar bareng - bareng :D
Our job is to record, each in his own way, this world of light and shadow and time that will never come again exactly as it is today - Edward Abbey
Ada dua jenis tipe pencahayaan. Pertama, pencahayaan alami. Pencahayaan ini menggunakan cahaya dari matahari. Kedua, pencahayaan buatan. Pencahayaan ini bisa berasal dari lampu, cahaya lilin, dan yang paling sering, menggunakan lampu blitz :)
Dari kedua tipe pencahayaan itu, bisa dihasilkan cahaya yang keras, cahaya sedang, dan cahaya yang lembut. Untuk pencahayaan buatan, hal ini bisa diatur (menggunakan lampu blitz). Namun, untuk pencahayaan alami, perlu diperhatikan jam - jam pengambilan foto, karena cahaya pada tiap jam berbeda karakteristiknya. Cahaya yang digunakan biasanya adalah cahaya yang lembut. Jam - jam yang menghasilkan cahaya lembut adalah jam 5 - 7 pagi dan 4 - 7 sore. Jam - jam ini disebut "magic hours", karena selain pencahayaan lembut, warna yang dihasilkan juga unik. Namun tidak memungkinkan cahaya yang digunakan adalah cahaya yang keras. Cahaya yang keras, jika kita pandai mengaturnya, bisa menimbulkan efek dramatik pada foto lhoo.
Arah cahaya yang digunakan untuk objek ada bermacam - macam. Ada cahaya dari samping (sidelight), cahaya dari depan (frontlight), cahaya dari belakang (backlight), cahaya dari atas (toplight), dan cahaya dari bawah (bottom light). Memang ada sedikit 'aturan' mengenai penggunaan arah sumber cahaya ini. Namun jika kita ingin bereksperimental, kenapa tidak :)
Hal yang paling penting dari fotografi adalah mencoba. Beragam teori apapun akan percuma jika kita hanya membaca dan tidak pernah mencoba. Jadii, silahkan mencoba sesuai yang saya ketik diatas, dan kamu akan tahu sendiri hasilnya!
Untuk penjelasan yang lebih mendetail mengenai beberapa info diatas ( beda cahaya keras, cahaya lembut, atau penjelasan mengenai beda arah cahaya) ada di postingan saya selanjutnya. Jadii, follow blog saya yaa
~("~)
Label:
belajar,
cahaya,
fotografi,
Lighting,
photography
Langganan:
Postingan (Atom)




